[TESTIMONI] Kisah Fayda Sudah Mau Makan Nasi dengan Kekuatan Hipnoterapi dari Theta Medika

Bagi setiap orang tua, tidak ada yang lebih mengkhawatirkan daripada melihat sang buah hati menolak makanan. Kekhawatiran ini berubah menjadi kecemasan yang mendalam ketika yang ditolak adalah makanan pokok, sumber energi utama yang menopang tumbuh kembangnya. Di Indonesia, di mana nasi adalah jantung dari setiap hidangan keluarga, penolakan seorang anak terhadapnya bukan lagi sekadar masalah pilih-pilih makan, melainkan sebuah dinding tinggi yang seolah mustahil untuk diruntuhkan. Inilah perjuangan sehari-hari yang dihadapi keluarga kecil Fayda, sebuah perjuangan yang menguras emosi di meja makan, hingga mereka menemukan jalan keluar yang lembut dan tak terduga melalui hipnoterapi bersama Thetamedika.

Kisah transformasi Fayda terungkap bukan dari brosur atau iklan, melainkan dari luapan kebahagiaan tulus yang tertuang di kolom komentar sebuah video di akun Instagram Thetamedika. Video tersebut menampilkan momen terapi yang hangat, di mana seorang terapis yang akrab disapa “Om Munir” dengan sabar membimbing seorang gadis kecil bernama Fayda. Teks dalam video itu berbunyi, “Sesi terapi selanjutnya Fayda belajar makan nasi dan lauk sayur SOP.”

Di bawah video yang menyentuh itu, sebuah komentar dari pengguna bernama Cici Sugi menjadi jendela bagi kita untuk melihat keajaiban yang terjadi. Dengan emoji cinta dan keharuan, ia menulis, “Masya allah, alhamdulillah, terima kasihh om Munir dan theta medika… Ini bener2 Fayda dr yg ga pernah makan nasi sama sekaliiiii, sampe mau makan beragam macam makanan… Bener2 sesuai harapannn sekaliii….”

Kalimat singkat itu merangkum sebuah perjalanan panjang yang penuh liku. Ungkapan “ga pernah makan nasi sama sekaliiiii” adalah bukti betapa seriusnya tantangan yang dihadapi. Ini bukan lagi soal anak yang hanya mau makan dengan lauk tertentu, ini adalah penolakan total terhadap makanan pokok. Kita bisa membayangkan frustrasi, kebingungan, dan keputusasaan yang mungkin menyelimuti keluarga. Setiap suapan yang ditolak adalah tusukan kecil pada hati orang tua yang hanya ingin melihat anaknya tumbuh sehat dan kuat.

Keputusan untuk mencari bantuan profesional seringkali menjadi langkah terakhir setelah semua cara dicoba. Pilihan jatuh kepada Thetamedika, sebuah platform yang menawarkan pendekatan berbeda: hipnoterapi. Bagi sebagian orang, istilah ini mungkin masih terdengar asing atau bahkan mistis. Namun, apa yang dilakukan Om Munir dalam sesi terapi Fayda jauh dari kesan tersebut. Hipnoterapi untuk anak adalah sebuah proses yang ilmiah, aman, dan sangat berpusat pada anak. Ini bukan tentang “mengendalikan pikiran,” melainkan tentang membangun jembatan komunikasi langsung ke pikiran bawah sadar anak.

Di dalam kondisi relaksasi yang nyaman dan menyenangkan—seringkali melalui permainan atau cerita—seorang hipnoterapis profesional membantu anak untuk melepaskan kecemasan atau asosiasi negatif yang mungkin terlanjur melekat pada makanan. Mungkin ada pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu, atau ketakutan terhadap tekstur tertentu yang tidak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Hipnoterapi bekerja dengan “menanam” sugesti positif yang baru, mengubah persepsi dari “makanan itu menakutkan” menjadi “makan itu menyenangkan dan membuatku kuat.” Pendekatan Om Munir yang kebapakan dan penuh empati, seperti yang terlihat dalam video, adalah kunci untuk membangun kepercayaan yang dibutuhkan agar Fayda mau membuka diri terhadap perubahan.

Hasilnya, seperti yang digambarkan oleh Cici Sugi, adalah sebuah terobosan yang “sesuai harapan.” Dari seorang anak yang membangun dinding penolakan terhadap nasi, Fayda kini berubah menjadi anak yang “mau makan beragam macam makanan.” Ini adalah lompatan kuantum. Keberhasilan Fayda menyantap nasi dan sayur SOP bukan sekadar kemenangan nutrisi, melainkan runtuhnya sebuah benteng kecemasan yang selama ini membelenggu dirinya dan keluarga.

Kegembiraan ini menular. Komentar lain dari “Widi Berkah Bersama Mobilindo” ikut merayakan, “Alhamdulillah… Mpay keren… udah mau makan nasi… 🥰” menunjukkan betapa komunitas di sekitar mereka pun ikut merasakan kelegaan. Ini adalah bukti bahwa keberhasilan seorang anak adalah kebahagiaan bagi banyak orang.

Kisah Fayda adalah manifestasi nyata dari visi Thetamedika: memberikan solusi yang menyentuh akar masalah, bukan sekadar gejalanya. Ini adalah pengingat bahwa di balik perilaku sulit seorang anak, ada alasan psikologis yang butuh dipahami, bukan dipaksa. Perjalanan Fayda dari penolakan total menjadi penerimaan yang lahap adalah mercusuar harapan bagi ribuan orang tua lain yang mungkin sedang berada di tengah badai yang sama. Ini adalah bukti bahwa dengan pendekatan yang tepat, penuh kesabaran, dan profesional, meja makan bisa kembali menjadi tempat yang hangat untuk merajut cerita, bukan lagi medan pertempuran.

Pusat Bantuan
Theta Website Logo