Hipnoterapi: Pengertian, Manfaat, Dan Tekniknya

penjelasan lengkap Hipnoterapi

Apa itu Hipnoterapi?

Hipnoterapi merupakan sebuah metode terapi yang menggunakan kondisi hipnosis untuk membantu mengatasi berbagai gejala atau masalah kesehatan. Cara kerjanya dengan membimbing seseorang masuk ke dalam ksondisi hipnosis, yaitu sebuah keadaan relaksasi mendalam di mana kesadaran tetap terjaga. Dalam kondisi inilah, seseorang dapat melepaskan fokus dari hal-hal di sekitarnya dan lebih terpusat pada pengalaman serta pikiran dari dalam diri mereka.

Metode ini sering digunakan sebagai bagian dari penanganan untuk fobia,trauma, dan gangguan kecemasan lainnya. Selain itu, hipnoterapi juga kerap dimanfaatkan untuk membantu manajemen rasa sakit, program penurunan berat badan, upaya berhenti merokok, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Meskipun penggunaan hipnosis untuk tujuan terapi sebenarnya sudah ada sejak akhir tahun 1700-an. Para peneliti modern terus menggali lebih dalam tentang bagaimana hipnosis dapat dimanfaatkan secara efektif, kondisi apa saja yang bisa ditangani, serta sejauh mana keampuhannya jika dibandingkan dengan metode pengobatan lainnya.

Teknik Hipnoterapi

Selama sesi hipnoterapi, terapis akan membimbing Anda memasuki kondisi trance (relaksasi yang sangat dalam). Kondisi ini akan membantu untuk lebih fokus, lebih mudah menerima sugesti atau saran positif, dan mencapai keadaan relaksasi yang mendalam. Hipnoterapi memanfaatkan kesadaran yang lebih tajam saat seseorang dalam kondisi hipnosis untuk membantu mengupas masalah hingga ke akarnya.

Menurut Sawni A dan Breuner CC, hipnoterapi klinis adalah modal dari fisik dan mental yang efektif, terutama bagi remaja dengan keluhan pada perilaku atau penyimpangan. Beberapa teknik yang umumnya digunakan dalam hipnoterapi antara lain:

1. Relaksasi

Terapis akan memandu untuk membayangkan diri Anda berada dalam situasi yang tenang dan damai. Ini dilakukan juga untuk  membayangkan perilaku bermasalah atau sumber rasa takut. Tujuannya adalah menciptakan rasa nyaman.

2. Sugesti (Saran Positif)

Terapis akan memberikan saran-saran yang lembut untuk perubahan perilaku, yang dirancang untuk membantu mengatasi masalah. Sebagai contoh, saat merasa fobia muncul, Anda mungkin akan diarahkan untuk “melihat” diri  sendiri sebagai seorang penasihat yang bijak dan suportif. Dengan begitu, Anda belajar untuk lebih percaya pada diri sendiri dan yakin mampu melewati situasi tersebut.

3. Mempelajari Keterampilan Mengatasi Masalah (Coping Skills)

Selain itu terdapat pula metode yang dapat digunakan secara praktis dari terapi kognitif-perilaku. Contohnya seperti teknik visualisasi (guided imagery)  yang bisa langsung digunakan kapan pun ketika merasa cemas atau takut.

4. Menelusuri Pengalaman Masa Lalu (Eksplorasi)

Terkadang, saat melakukan hipnoterapi, juga akan diajak untuk bercerita tentang kapan pertama kali mengalami masalah yang ingin diatasi. Tujuannya untuk memahami perasaan dan situasi yang terjadi pada saat itu, yang mungkin menjadi akar dari permasalahan saat ini.

Manfaat Hipnoterapi

Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin ingin mencoba hipnoterapi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hipnoterapi berpotensi membantu mengatasi berbagai kondisi, di antaranya:

  • Nyeri kronis
  • Gejala demensia
  • Gejala attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD)

Selain itu, hipnoterapi juga bisa digunakan oleh dokter dan psikolog berlisensi dalam penanganan kondisi seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan makan, serangan panik, dan post-traumatic stress disorder (PTSD).

Manfaat Hipnosis sebagai Bagian dari Terapi

Beberapa orang mungkin mengalami hasil yang dramatis dengan hipnoterapi. Di sisi lain, ada juga yang hanya merasakan relaksasi mendalam. Berikut adalah beberapa manfaat hipnoterapi yang mungkin Anda alami:

1. Kesadaran Penuh atau Relaksasi Mendalam

Saat menjalani hipnoterapi, beberapa orang tetap sadar sepenuhnya. Mereka mengingat semua yang terjadi dan bahkan bisa berkomunikasi saat terhipnosis. Namun, ada juga yang merasakan relaksasi begitu dalam hingga merasa terpisah dari apa yang sedang terjadi di sekitar mereka.

2. Fokus yang Lebih Tajam

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali terdistraksi oleh lingkungan sekitar, entah itu suara TV, tuntutan anak, atau obrolan pasangan. Pikiran sadar kita pun seringkali dipenuhi kekhawatiran seperti tagihan yang belum dibayar, proyek yang menanti, atau rencana makan malam. Sesi hipnoterapi dirancang untuk membantu Anda menembus semua gangguan ini dan memungkinkan berkonsentrasi penuh pada masalah yang sedang dihadapi.

3. Relaksasi Mendalam

Dalam kondisi hipnosis, Anda akan merasakan relaksasi yang sangat dalam. Pikiran sadar Anda menjadi tenang, memungkinkan pikiran bawah sadar untuk fokus sepenuhnya pada isu yang ingin ditangani. Anda juga akan merasa lebih tenang sehingga lebih reseptif untuk menghadapi masalah atau trauma. Kebanyakan hipnoterapis menggunakan serangkaian pesan menenangkan, seperti “Anda aman” dan “tidak ada yang bisa menyakiti Anda”, untuk meyakinkan klien mereka bahwa selama hipnosis, mereka bisa menghadapi masalah secara objektif tanpa reaksi panik.

Mitos Seputar Hipnoterapi

Hipnoterapi memang masih sering jadi perdebatan, bahkan di kalangan profesional kesehatan mental. Banyak mitos dan kesalahpahaman yang beredar, sehingga memengaruhi pandangan orang tentang alat terapi ini. Yuk, kita luruskan beberapa di antaranya:

Hipnoterapi Beda dengan Hipnosis Panggung

Seringkali, hipnoterapi disamakan dengan pertunjukan hipnosis di panggung. Padahal, penghipnosis panggung itu murni penghibur yang pandai membaca karakter orang. Mereka mencari individu ekstrover yang mau “berakting” demi pertunjukan seru. Apakah subjek mereka benar-benar terhipnosis itu bisa diperdebatkan, tapi mereka memang mau mengikuti saran-saran aneh dari penghipnosis panggung.

Anda Tidak Akan Lupa Apa yang Terjadi

Selama sesi hipnoterapi, Anda akan mengingat semua yang terjadi. Anda tidak tidur atau pingsan, dan Anda bisa mengakhiri kondisi hipnosis kapan saja.

Anda Tidak Akan Kehilangan Kendali Diri

Saat hipnoterapi, Anda tetap memegang kendali penuh. Tidak ada seorang pun yang bisa memaksa Anda melakukan sesuatu di luar kehendak, bahkan saat terhipnosis. Memang,akan sangat fokus pada proses terapi sehingga mungkin kurang memperhatikan lingkungan sekitar, tapi Anda selalu jadi penentu atas tindakan, perilaku, dan ucapan Anda sendiri.

Bisa Dihipnosis Bukan Berarti Kurang Cerdas

Ada anggapan bahwa sebagian orang tidak bisa dihipnosis. Namun, penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang bisa dihipnosis sampai tingkat tertentu. Hanya sekitar 10% orang yang memang sulit atau tidak mungkin dihipnosis.

Cara Memulai Hipnoterapi

Mencari terapis hipnosis yang tepat itu penting, dan ada beberapa cara untuk memulainya:

Rekomendasi dari Mulut ke Mulut

Ini adalah cara klasik dan sering kali paling efektif untuk menemukan praktisi apa pun. Tanyakan pada teman, keluarga, atau kenalan yang mungkin pernah menjalani hipnoterapi.

Tanyakan Profesional Kesehatan Anda

Psikolog atau psikiater Anda mungkin punya lisensi untuk melakukan hipnoterapi, atau setidaknya mereka bisa merekomendasikan seseorang yang tepercaya.

Cari Tahu Pengalaman Orang Lain

Jika Anda tahu seseorang yang pernah mencoba hipnoterapi, jangan ragu bertanya tentang pengalaman mereka. Tapi ingat, beberapa hipnoterapis fokus pada isu tertentu. Jadi, terapis teman Anda mungkin belum tentu cocok untuk Anda.

Baca Juga:

  1. Efek Samping Hipnoterapi
  2. Hipnoterapi Dalam Islam

FAQ Tentang Hipnoterapi

Apa yang Dirasakan Setelah Hipnoterapi?

Seseorang dapat menjadi sangat santai dalam keadaan hipnosis. Pasien akan lebih mudah menerima masalah atau ketakutan mereka karena pikiran mereka akan menjadi sangat tenang, yang memungkinkan pikiran bawah sadarnya untuk sangat fokus pada masalah.

Seberapa Efektif Hipnoterapi untuk Kecemasan Sosial?

Sebuah studi klinis terkini yang dipublikasikan pada tahun 2024 di jurnal Frontiers in Psychiatry menemukan bahwa hipnoterapi secara signifikan dapat mengurangi gejala kecemasan sosial.

Penelitian ini juga mengungkap mekanisme kerja hipnoterapi, yaitu dengan memodulasi bias atensi—kecenderungan individu dengan kecemasan sosial untuk terlalu fokus pada ancaman sosial—pada tingkat neurologis. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah sesi hipnoterapi, partisipan menunjukkan penurunan reaktivitas otak terhadap wajah-wajah yang dianggap mengancam.

Apa yang Terjadi Selama Sesi Hipnoterapi?

Secara umum, sesi hipnoterapi bukanlah seperti yang digambarkan di film-film. Anda tidak akan kehilangan kesadaran atau kontrol. Sebaliknya, Anda akan merasa sangat rileks dan fokus, mirip seperti saat melamun atau begitu asyik membaca buku sehingga tidak menyadari lingkungan sekitar.

Setelah Anda kembali sadar sepenuhnya, terapis akan meluangkan waktu untuk berdiskusi tentang pengalaman Anda. Anda bisa berbagi apa yang Anda rasakan dan terapis akan memberikan umpan balik serta mungkin beberapa “pekerjaan rumah,” seperti latihan relaksasi atau self-hypnosis sederhana.

Pusat Bantuan
Theta Website Logo